Posted by: moh andi firmansyah..........tagor anjing batak sialan belom disunat..... on: 25 Februari 2010
Jika anak hidup dengan kecaman
Mereka belajar untuk mengutuk
Jika anak hidup dengan permusuhan
Mereka belajar untuk berkelahi
Jika anak hidup dengan ketakutan
Mereka belajar untuk tercekam kekhawatiran
Jika anak hidup dengan belas kasihan
Mereka belajar untuk mengasihani diri sendiri
Jika anak hidup dengan cemoohan
Mereka belajar untuk menjadi pemalu
Jika anak hidup dengan kecemburuan
Mereka belajar untuk merasa iri hati
Jika anak hidup dengan rasa malu
Mereka belajar untuk menyalahkan diri sendiri
Jika anak hidup dengan toleransi
Mereka belajar untuk bersikap sabar
Jika anak hidup dengan dorongan semangat
Mereka belajar untuk percaya diri
Jika anak hidup dengan pujian
Mereka belajar untuk memberikan penghargaan
Jika anak hidup dengan persetujuan
Mereka belajar untuk menyukai diri sendiri
Jika anak hidup dengan penerimaan
Mereka belajar untuk menemukan cinta
Jika anak hidup dengan pengakuan
Mereka belajar untuk memiliki tujuan
Jika anak hidup dengan kebiasaan salingb berbagi
Mereka belajar untuk bermurah hati
Jika anak hidup dengan kejujuran dan keadilan
Mereka belajar memahami apa kebenaran dan keadilan itu
Jika anak hidup dengan persahabatan
Mereka belajar bahwa dunia adalah tempat yang menyenangkan untuk dihuni
Jika anak hidup dengan ketentraman
Mereka belajar untuk memiliki ketenangan fikiran
Lalu dengan apa kalian menjalani kehidupan?
Yaah mereka akan belajar dengan apa yang ada pada kehidupannya sehari-hari. Tergantung jenis dan kenyataanya itu sendiri
anak akan belajar sesuai jalan hidup yang mengarahkannya, smua hal diatas tepat banget loh…
Seorang anak akan mengalami proses belajar dari lingkungan sekitarnya. Bijaksanalah kita sebagai yang lebih dewasa
welcome back sizt..
uraian diatas cukup untuk membuat si anak agar bisa bermawas diri
selamat berakhir pekan
-salam hangat-
lam kenal, kunjungan pertamax niehhh
jadi memang harus mengajarkan yang baik-baik kepada anak agar mereka menjadi anak yang baik
salam kenal mbak…
semoga kunjungan pertama ini bisa mengesankan
Yap karena anak berkembang dan belajar menurut lingkungan sekitar..
Salam kenal siz..
Keep share
semua akan berjalan dengan sendirinya, dan perlu juga orang tua untuk menjaga dan membingnya, wakh keren buanget tulisannya…saya setuju sekali
Weh dasyat banget tulisannya lho…Tepat
dengan apa ya.. *pura2 mikir*
blajar dengan kenanga aja lah… ^^
salam kenal ya kenangamu….
mantap tulisanya. wah kliatanya sibuk banget nih ampe jarang blogging
aku biarkan ia mengalir..hingga tiba pd bandarbandar dgn seseeorang yang telah menungguku pada ribuan tahun di sana
mampir malam berkunjung ke rumah sahabat, wakh…panas bener malam ini
“Dengan niat, usaha, dan tawakal”
ternyata hidup penuh dengan pembelajaran yah..
jadi intinya belajar dan belajar ya sist
met malam…mampir lagi….ada yang baru
saya belajar sesuai naluri saja hehehe…
akhirnya ada postingan lagi di blog kenangamu ini..
pakabar ?
salam, ^_^
waaaa, kenanga come back again
ada benarnya juga ya.
intinya Peajaran yg baik bisa menghasilkan yg baik, dan sebaliknya.
tapi kalo tidak terjadi itu namanya celaka / karunia hehe
ya dengan batas kemampuan ente
Sesuai teori tabularasa, anak ibarat kertas putih tergantung kita orang tua / lingkungan membentuk wataknya, mau dicorat-coret tak karuan atau menggambar lukisan yang indah.
. semua itu tergantung dengan pilihan dan kemauan diri nya sendiri.
bener mbak,,memang salah satu faktor yang sangat berperan penting dalam perkembangan kehidupan seseorang adalah faktor psikologis, karena psikologis kita kadang dipengaruhi oleh apa yang orang-orang arahkan ke kita…..
25 Februari 2010 pada 11:24
Wuah akhirnya update juga ya dah lama di tunggu-tunggu